Arsip

Archive for the ‘Business Environment’ Category

Mengerti Sistem Perekonomian Bak Mandi dan Ancaman Bubbled Economy

 

Cara bekerja sistem perekonomian di satu negara dapat digambarkan dengan menggunakan konsep BAK MANDI. Konsep ini menggunakan analogi seorang Bapak atau Ibu rumahtangga dalam memanaje kebutuhan air mandi untuk para anggota rumah-tangganya. Dengan jumlah anggota rumahtangga yang relatif besar yang biasa dijumpai pada kehidupan rumahtangga masyarakat di Indonesia, setiap rumahtinggal selalu diperlengkapi dengan bak mandi dengan kapasitas daya tampung air yang memadai. Sistem instalasi air di rumah tersebut kemudian dibangun, dengan menggunakan tangki penampungan di luar kamar mandi yang menggunakan jetpump atau dengan sistem penimbaan dari sumur terdekat dari lokasi bak mandi tersebut. Baca selanjutnya…

Iklan

Manfaat Tinjauan Politik dalam Dampak Lingkungan Bisnis

          Tulisan ini mencoba mengulas secara singkat manfaat tinjauan politik saat kita akan melakukan perkiraan dampak dari terjadinya suatu isu maupun kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi kinerja manajemen perusahaan. Tinjauan politik disini dipersempit dengan melihat manfaat penggunaan analisis kepentingan kelompok masyarakat, yang kemudian dapat digunakan untuk merumuskan strategi non-pasar oleh perusahaan.
Dalam melakukan analisis politik seperti ini saya lebih menyarankan penggunaan dua pendekatan.
          Pendekatan yang pertama adalah “teori alineasi” buah pikiran Karl Marx, yang pada saat awal era orde baru sempat diberangus dan haram untuk didiskusikan. Baca selanjutnya…

Bagaimana Membaca Perkembangan Perekonomian Makro

          Sebagai pelaku bisnis kita sebaiknya dapat mengikuti perkembangan perekonomian Indonesia secara umum, sehingga mampu untukmengantisipasi kemungkinan pengaruh buruk yang dihasilkan; atau memanfaatkan peluang-peluang bisnis dari perkembangan perekonomian tersebut. Memang sebagai orang awam yang tidak mengerti atau kurang menguasai seluk beluk dalam ilmu ekonomi makro kemampuan untuk mengerti perkembangan perekonomian merupakan tuntutan yang berat untuk dapat dipenuhi.  Baca selanjutnya…

Relokasi Industri Perusahaan Global di NSB

USAHAWAN NO. 10 TH XXX OKTOBER 2001

Oleh: Aditiawan Chandra

Praktek manajemen perusahaan global di dunia dewasa ini menghadapi kenyataan semakin tergantungnya operasi bisnis mereka pada perekonomian global dengan melibatkan lebih dari 140 negara sedang berkembang (NSB) sebagai aktor penting dalam kancah bisnis internasional.  Negara sedang berkembang merupakan pelaku ekonomi dengan peran multidimensinya baik sebagai pembeli maupun pemasok, pesaing dan pemakai kapital.

Operasi bisnis global ini diperkirakan akan semakin mempengaruhi dan merubah seluruh tatanan perekonomian dan kehidupan bangsa di dunia dengan semakin meningkatnya gejala dislokasi dan relokasi kegiatan usaha (industri). Akibatnya menjadi sangat penting bagi para manajer di Indonesia untuk mengetahui mengapa relokasi industri semakin meningkat dan bagaimana mengantisipasi perubahan perubahan yang mungkin timbul. Baca selanjutnya…

Business Environment Analysis : Pemikiran dan Konsep


Lingkungan bisnis yang dihadapi oleh perusahaan perusahaan di Indonesia semakin bergejolak (turbulent), terutama sejak terjadinya krisis perekonomian dan perubahan pemerintahan berikut gejolak sosial di dalam negeri pada tahun 1997 .  Apalagi dengan kondisi internal kebanyakan perusahaan yang memburuk dan bangkrutnya sebagian perusahaan, perhatian terhadap pengaruh dan dampak faktor-faktor lingkungan eksternal perusahaan yang bersifat makro menjadi sangat penting.

Perubahan lingkungan bisnis akan terjadi setiap saat, umumnya berupa gerak perubahan dari salah satu atau gabungan faktor-faktor lingkungan luar perusahaan, baik pada skala nasional, regional maupun global. Sebagian dari dampak yang mereka timbulkan banyak terbukti telah mempengaruhi datangnya berbagai kesempatan usaha (business opportunities), tetapi banyak pula rekaman contoh kasus dari faktor eksternal ini yang menjadi kendala dalam berusaha (business threats and constraints). Baca selanjutnya…

%d blogger menyukai ini: