Arsip

Archive for the ‘Politics’ Category

BBM: Penjajahan Ekonomi Para Kapitalis Minyak Bumi Internasional


Dunia pada era globalisasi saat ini sedang dipermainkan oleh ulah para pemilik kapital yang menguasai aset strategis minyak bumi internasional, baik pada tataran kepemilikan sumberdaya maupun pada tingkatan pengolahan dan distribusinya. Proses penjajahan ini hanya dapat dilawan kehadirannya dengan sistem regulasi yang bertanggung jawab oleh kelompok negara-negara pemakai minyak bumi maupun negara penghasil minyak bumi yang masih memiliki naluri kemanusiaan. Baca selanjutnya…

Bursa Calon Gubernur DKI Jakarta Yang Semakin Memanas


Sebenarnya pemilihan gubernur Jakarta pengganti Bang Yos masih pada bulan Agustus nanti. Tetapi anehnya para petinggi partai politik di negeri tercinta ini sudah melakukan politik “dagang sapi” yang bagi sementara kalangan berpengetahuan menjadi suatu hal yang perlu dipertanyakan. Masalahnya bagaimana mereka sudah mengetahui, meminang dan memutuskan untuk membopong langsung salah satu kandidat calon gubernur, bapak Fauzi Bowo (FB). Karena bagi kami sulit untuk menentukan pilihan jika kami belum mengetahui benar visi, misi dan political platform dari masing-masing calon kandidat yang ada, kecuali dengan mengintip hasil “proses pool pendapat dini”. Baca selanjutnya…

Kategori:Politics

Manfaat Tinjauan Politik dalam Mempertimbangkan Dampak Lingkungan Bisnis

          Tulisan ini mencoba mengulas secara singkat manfaat tinjauan politik saat kita akan melakukan perkiraan dampak dari terjadinya suatu isu maupun kebijakan pemerintah yang dapat mempengaruhi kinerja manajemen perusahaan. Tinjauan politik disini dipersempit dengan melihat manfaat penggunaan analisis kepentingan kelompok masyarakat, yang kemudian dapat digunakan untuk merumuskan strategi non-pasar oleh perusahaan.
          Dalam melakukan analisis politik seperti ini saya lebih menyarankan penggunaan dua pendekatan.
          Pendekatan yang pertama adalah “teori alineasi” buah pikiran Karl Marx, yang pada saat awal era orde baru sempat diberangus dan haram untuk didiskusikan. Baca selanjutnya…

Mengelola BUMN Dalam Kemelut Campur Tangan Stakeholders


          Mengelola perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerlukan  seni pengelolaan tersendiri yang agak berbeda dibandingkan dengan sistem pengelolaan dalam sebuah perusahaan swasta.Perbedaan yang paling mencolok dapat ditunjukkan dalam beberapa hal. 
          Pertama, pengelolaan perusahaan BUMN sangat terkait erat dengan campur tangan langsung dari pihak pemilik, atau instansi yang berwenang dalam perihal aspek pengawasan, dan dalam proses penyusunan perencanaan maupun standard pelaksanaan tugas yang menjadi bagian tanggung jawab pimpinan organisasi.  Kedua, saratnya pengaruh kepentingan dari berbagai pihak di luar perusahaan yang menuntut mereka dapat memiliki peran maupun fungsinya serta berpartisipasi  dalam pengelolaan perusahaan.  Dan yang terakhir, terdapatnya kecenderungan budaya perusahaan yang belum terbangun secara positif pada upaya peningkatan produktivitas, efisiensi bisnis proses, peningkatan inovasi dan kemampuan memenangkan persaingan.
          Perusahaan BUMN pada saat ini menghadapi kondisi lingkungan eksternal yang unik. Situasi kondisi yang sedemikian ini jarang dijumpai pada  perusahaan-perusahaan swasta, sehingga hal ini akan membawa implikasi pada cara pengelolaan yang tersendiri agar tujuan-tujuan organisasi dapat diraih secara efektif dan efisien.
Baca selanjutnya…

Perubahan Paradigma Politik Ekonomi Beras

          Dalam minggu-minggu terakhir ini wacana pembangunan ekonomi Indonesia tersita kembali dengan melonjaknya harga beras di beberapa daerah diIndonesia. Antisipasi Pemerintah Pusat atas naiknya harga beras sempat dikhawatirkan dengan upaya Pemerintah Pusat menyediakan stok komoditi beras secara nasional. Melalui lembaga BULOG, Pemerintah Pusat melakukan impor beras dari negara penghasil beras utama di Asia Tenggara.
          Tetapi ternyata kemudian kebijakan ini mendapatkan perlawanan dari berbagai Pemerintah Daerah. Pemerintah daerah pada umumnya berkeberatan atas pemberlakuan kebijakan tersebut. Dalih yang dikemukakan, sebagian karena alasan masih cukupnya stok beras di daerahnya masing-masing. Alasan lainnya adalah bertujuan guna melindungi kepentingan produsen petani padi pada saat datangnya musim tanam dan panen yang akan datang.
Baca selanjutnya…