Mengelola BUMN Dalam Kemelut Campur Tangan Stakeholders
Mengelola perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memerlukan seni pengelolaan tersendiri yang agak berbeda dibandingkan dengan sistem pengelolaan dalam sebuah perusahaan swasta.Perbedaan yang paling mencolok dapat ditunjukkan dalam beberapa hal.
Pertama, pengelolaan perusahaan BUMN sangat terkait erat dengan campur tangan langsung dari pihak pemilik, atau instansi yang berwenang dalam perihal aspek pengawasan, dan dalam proses penyusunan perencanaan maupun standard pelaksanaan tugas yang menjadi bagian tanggung jawab pimpinan organisasi. Kedua, saratnya pengaruh kepentingan dari berbagai pihak di luar perusahaan yang menuntut mereka dapat memiliki peran maupun fungsinya serta berpartisipasi dalam pengelolaan perusahaan. Dan yang terakhir, terdapatnya kecenderungan budaya perusahaan yang belum terbangun secara positif pada upaya peningkatan produktivitas, efisiensi bisnis proses, peningkatan inovasi dan kemampuan memenangkan persaingan.
Perusahaan BUMN pada saat ini menghadapi kondisi lingkungan eksternal yang unik. Situasi kondisi yang sedemikian ini jarang dijumpai pada perusahaan-perusahaan swasta, sehingga hal ini akan membawa implikasi pada cara pengelolaan yang tersendiri agar tujuan-tujuan organisasi dapat diraih secara efektif dan efisien. Read more…